๐ SKABIES: ASPEK PARASITOLOGI, PATOGENESIS, DAN PENDEKATAN EPIDEMIOLOGI
- ๐ Penulis:
Sumiati Bedah | Tulus Ariyadi | Andi Nurhalizah | Ronny | Auliya Al Hazmi | Selfi Renita Rusjdi | Afifah Amatullah | Arista Kurniasari Budi Fristiani | Rosi Esa Gustina | Hanina | Nurhayati | - ๐ ISBN:ย
- ๐ Jumlah Halaman: 183 halaman
- ๐ Ukuran: 15,5 x 23 cm
๐ Deskripsi Buku
Skabies merupakan penyakit parasitik yang telah menjadi tantangan kesehatan masyarakat global selama berabad-abad, namun hingga kini masih sering terabaikan dalam prioritas penanganan kesehatanโterutama di negara-negara berkembang dengan kepadatan penduduk tinggi dan keterbatasan sanitasi. Buku ini hadir sebagai referensi komprehensif yang menjembatani pemahaman ilmiah mendalam dengan aplikasi praktis di lapangan.
Disusun oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu, buku ini mengupas tuntas skabies dari akarnya: mulai dari morfologi dan biologi Sarcoptes scabiei sebagai agen penyebab, mekanisme patogenesis dan respons imun yang ditimbulkan oleh infestasi tungau, hingga pola epidemiologi dan faktor risiko yang memengaruhi penyebarannya di komunitas. Pembaca akan diajak memahami bagaimana penyakit yang tampak sederhana ini sesungguhnya memiliki kompleksitas biologis, klinis, dan sosial yang luar biasa.
Buku ini juga membahas secara rinci aspek diagnostik klinis dan laboratoris, ragam manifestasi klinis, potensi komplikasi dan dampak sistemik, serta posisi skabies sebagai indikator kesehatan lingkungan. Tidak ketinggalan, isu kritis mengenai resistensi terapeutik dibahas bersama prinsip-prinsip penatalaksanaan klinis berbasis bukti dan strategi pengendalian berbasis komunitas dan institusi.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu biomedis, serta para klinisi, peneliti, dan praktisi kesehatan yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang skabies secara holistik dan berbasis ilmu pengetahuan terkini.
“Memahami skabies secara menyeluruh adalah langkah pertama menuju pengendalian yang efektif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.”
.